Tradisi Haji dari 7 Negara: Budaya & Multikultural Jamaah Dunia di Tanah Suci
Setiap tahun, jutaan muslim dari berbagai negara berkumpul di Tanah Suci. Mereka datang dengan budaya berbeda, bahasa berbeda, bahkan gaya ibadah yang kadang mengejutkan jamaah lain. Justru, keberagaman inilah yang membuat haji dan umrah menjadi potret nyata dari multikulturalisme dunia Islam.
Mari mengintip tujuh tradisi menarik yang dibawa para jamaah dari berbagai negara saat menyempurnakan ibadah mereka.

Indonesia – Doa & Lagu Talbiyah Versi Nusantara
Jamaah Indonesia dikenal sangat kompak. Mereka sering melantunkan talbiyah dengan irama khas Nusantara, terutama menjelang puncak ibadah. Banyak yang membawa makanan tradisional seperti rendang dan abon sebagai penguat fisik.
🔗 Referensi: https://kemenag.go.id
Turki – Tradisi Ziarah Sebelum Berangkat Haji
Sebagian jamaah Turki berziarah ke makam ulama di kota mereka sebelum berangkat. Mereka menganggap doa dari para keluarga dan guru sebagai bekal ruhani.
🔗 Sejarah Turki & Haji: https://www.diyanet.gov.tr
Nigeria – Pakaian Seragam dan Barisan Rapi
Jamaah Nigeria hampir selalu memakai seragam dengan warna mencolok serta berjalan dalam barisan. Identitas visual ini memudahkan koordinasi selama ibadah.
🔗 Laporan Haji Afrika: https://www.hajjreporters.com
India & Pakistan – Zikir Berirama dan ‘Mehndi Ritual’
Jamaah dari Asia Selatan sering melakukan zikir dengan irama khas serta menggambar henna di tangan sebelum berangkat sebagai simbol harapan baru.
🔗 Tradisi Mehndi: https://timesofindia.indiatimes.com
China – Belajar Bahasa Arab Sebulan Sebelum Berangkat
Di beberapa provinsi muslim Tiongkok, jamaah belajar bahasa Arab intensif agar dapat memahami doa haji secara lebih dalam. Semangat belajar mereka patut ditiru.
🔗 Muslim China: https://www.chinadaily.com.cn
Malaysia – “Majlis Kesyukuran” Sebelum Pulang
Jamaah Malaysia biasa mengadakan majlis kesyukuran menjelang kepulangan. Tradisi ini menjadi bentuk evaluasi iman dan rasa syukur atas penyelesaian haji.
🔗 Budaya Haji Malaysia: https://www.tabunghaji.gov.my
Maroko – Membawa Air Zamzam untuk Tetangga Sedesa
Bagi jamaah Maroko, berbagi air zamzam berarti berbagi berkah. Mereka membawa air zamzam untuk seluruh warga desa sebagai tanda cinta dan silaturahmi.
🔗 Haji Maroko: https://www.islamicfinder.org
Haji Menyatukan, Bukan Menyeragamkan
Meski datang dari budaya berbeda, semua jamaah memiliki tujuan yang sama: menjadi tamu Allah. Keberagaman ini memperkaya pengalaman ibadah dan mengajarkan arti persaudaraan global.
👉 Jika ingin mengalami perjalanan ibadah yang tertata, nyaman, dan aman, ziarah bersama travel lebih ideal dibanding mandiri.
King Salman Travel siap mendampingi jamaah dengan pelayanan profesional dan edukasi ibadah yang menyentuh hati.
