Mengapa Al-Qur'an Mengajak Kita Melihat Unta?
Banyak orang mengira bukti keesaan Allah hanya ditemukan dalam pembahasan akidah yang rumit.
Padahal, Al-Qur'an justru mengajak manusia memulai dari sesuatu yang sangat dekat dan sederhana.
Seekor unta.
Allah berfirman:
"Maka tidakkah mereka memperhatikan unta, bagaimana ia diciptakan?"
(QS. Al-Ghasyiyah: 17)
Pertanyaan ini bukan sekadar mengajak manusia melihat seekor hewan. Allah sedang mengajak kita belajar mengenal-Nya melalui ciptaan yang setiap hari ada di hadapan manusia. Tafsir ayat ini dapat dipelajari melalui Quran.com dan TafsirWeb.
Mengapa Allah Menyebut Unta?
Bagi masyarakat Arab, unta adalah bagian dari kehidupan sehari-hari.
Mereka menungganginya, meminum susunya, memanfaatkan tenaganya, dan hidup berdampingan dengannya.
Namun sesuatu yang paling sering dilihat justru sering menjadi yang paling jarang direnungkan.
Al-Qur'an mengubah cara pandang itu.
Allah mengajak manusia bertanya:
Mengapa lehernya panjang?
Mengapa telapak kakinya cocok untuk pasir?
Mengapa ia mampu bertahan berhari-hari tanpa air?
Mengapa tubuhnya dirancang dengan cara yang begitu tepat?
Semakin dalam seseorang mengamati ciptaan Allah, semakin sulit baginya menganggap semua itu terjadi tanpa tujuan.
Tauhid Berawal dari Rasa Ingin Tahu
Tauhid tidak selalu tumbuh melalui perdebatan.
Sering kali, tauhid lahir dari rasa ingin tahu yang jujur.
Dari satu pertanyaan sederhana.
"Mengapa Allah menciptakannya seperti ini?"
Itulah metode yang diajarkan Al-Qur'an.
Allah tidak hanya memerintahkan kita beriman, tetapi juga mengajak kita berpikir, mengamati, dan merenungi tanda-tanda kebesaran-Nya di alam semesta.
Cobalah Mengamati Ciptaan Allah
Hari ini, pilihlah satu benda atau satu makhluk yang paling biasa di sekitarmu.
Luangkan lima menit.
Amati dengan sungguh-sungguh.
Lalu tanyakan kepada dirimu sendiri:
"Mengapa bentuknya seperti ini, bukan seperti yang lain?"
Bisa jadi, dari pertanyaan sederhana itu, Allah membuka pintu tadabbur yang selama ini belum pernah kamu rasakan.
Karena kalau satu ayat tentang unta dalam Al-Qur'an saja mampu mengarahkan manusia kepada tauhid, bayangkan berapa banyak petunjuk Allah yang mungkin kita lewati setiap hari hanya karena kita berhenti memperhatikan.
