Buat jamaah pria yang akan ke Madinah, jangan hanya mengandalkan pengalaman jamaah yang pernah datang sebelumnya. Alur kunjungan Rawdah dapat berubah mengikuti pengaturan dan manajemen jamaah di lapangan.
Yang paling penting, kunjungan ke Al-Rawdah Al-Sharifah tetap perlu dilakukan melalui booking di aplikasi Nusuk. Otoritas Saudi juga menegaskan pentingnya melakukan reservasi terlebih dahulu dan mengikuti waktu kunjungan yang telah ditentukan.
Bagaimana Alurnya?
Secara umum, jamaah pria yang sudah mendapatkan slot dapat mempersiapkan prosesnya seperti ini:
1. Booking melalui Nusuk Pastikan sudah mendapatkan jadwal kunjungan Rawdah sebelum datang ke area Masjid Nabawi.
2. Siapkan QR Code QR atau bukti reservasi akan digunakan dalam proses pemeriksaan sebelum masuk.
3. Masuk ke area tunggu Setelah pemeriksaan, jamaah diarahkan menuju area holding sebelum memasuki Rawdah.
4. Mengikuti arahan petugas menuju area Rawdah Jamaah kemudian diarahkan melalui jalur yang sudah ditentukan menuju Rawdah.
5. Shalat di Rawdah Setelah masuk, manfaatkan waktu yang tersedia untuk beribadah dengan tenang dan mengikuti arahan petugas.
6. Keluar dari area Rawdah Setelah selesai, jamaah mengikuti jalur keluar yang telah ditentukan.
Yang Sering Bikin Jamaah Bingung
Hal yang perlu diperhatikan adalah kunjungan ke Rawdah dan antrean untuk memberikan salam tidak selalu merupakan satu alur yang sama.
Jadi, jangan berasumsi bahwa setelah keluar dari Rawdah otomatis bisa langsung mengikuti antrean salam seperti pengalaman sebelumnya.
Untuk jalur salam, Bab Al-Salam memang merupakan salah satu jalur yang digunakan pengunjung untuk menuju area salam kepada Rasulullah ﷺ dan kedua sahabat beliau.
Karena pengaturan jamaah bisa disesuaikan oleh petugas, ikuti arahan terbaru di lapangan, bukan hanya informasi dari jamaah yang datang beberapa bulan atau tahun sebelumnya.
Jangan Sampai Salah Persiapan
Sebelum berangkat ke Masjid Nabawi, pastikan:
Booking Rawdah sudah ada di Nusuk.
Jadwal kunjungan sudah dicek.
QR code mudah diakses.
Jangan datang hanya berdasarkan pengalaman orang lain.
Ikuti arahan petugas di lokasi.
Pisahkan pemahaman antara kunjungan Rawdah dan ziarah/salam.
Saudi sendiri terus memperbarui sistem digital untuk mengatur kunjungan dan pergerakan jamaah. Karena itu, informasi tentang pintu, jalur, dan antrean dapat mengikuti pengaturan operasional pada saat kunjungan.
Kalau sebentar lagi berangkat ke Madinah, jangan cuma simpan informasi ini sendiri. Kirim ke teman satu grup. Karena salah memahami alur masuk Rawdah bisa membuat jamaah bingung begitu sudah sampai di Masjid Nabawi.
Untuk jamaah yang ingin perjalanan lebih terarah, persiapan seperti jadwal Madinah, booking Rawdah, hotel, transportasi, hingga itinerary juga bisa dibantu oleh King Salman Travel.
Catatan: detail pintu dan jalur dapat berubah sesuai pengaturan operasional di lapangan, jadi tetap prioritaskan arahan petugas dan informasi terbaru di Nusuk.