Kenapa Orang Saudi Suka Menyuguhi Kurma?

Kategori : Tips, Ditulis pada : 31 Agustus 2026, 08:29:31

Kenapa Orang Saudi Suka Menyuguhi Kurma?

Kalau baru pertama kali ke Saudi, mungkin ada satu kebiasaan yang terasa sederhana tetapi cukup menarik: tamu sering disambut dengan kurma dan qahwa, atau kopi Arab.

Di rumah, kantor, hotel, bahkan dalam berbagai suasana penerimaan tamu, kombinasi ini begitu identik dengan keramahan Saudi. Kurma sendiri bukan sekadar makanan ringan. Dalam budaya Saudi, kurma sudah menjadi bagian penting dari kehidupan dan simbol keramahan.

Kopi Arab atau qahwa juga memiliki tempat khusus dalam tradisi menjamu tamu. Biasanya disajikan dalam wadah khas bernama dallah, kemudian dituangkan ke cangkir kecil.

Kopi Dengan Kurma Gambar PNG | File Vektor Dan PSD | Unduh Gratis Di Pngtree

Kenapa Harus Kurma?

Kurma sangat dekat dengan kehidupan masyarakat Arab sejak dahulu. Bahkan pohon kurma memiliki posisi penting dalam budaya dan sejarah Saudi.

Karena itu, ketika seseorang menawarkan kurma kepada tamu, konteksnya bukan hanya “mau makan atau tidak?”

Ada pesan sederhana di baliknya:

“Anda diterima di sini.”

Menariknya, sebagai jamaah umroh, memahami kebiasaan seperti ini bisa membuat kita lebih mudah beradaptasi ketika berinteraksi dengan masyarakat lokal.

Tidak semua kebiasaan di Saudi harus dibandingkan dengan kebiasaan Indonesia. Ada yang memang berbeda karena budaya dan sejarahnya berbeda.

Kalau Ditawari Kopi Arab, Harus Diminum?

Tidak perlu panik kalau rasanya berbeda dengan kopi yang biasa diminum di Indonesia.

Qahwa Arab umumnya memiliki karakter rasa dan cara penyajian yang berbeda. Dalam budaya Saudi, kopi juga bukan sekadar minuman untuk menghilangkan kantuk, tetapi bagian dari hospitality atau tradisi menerima tamu.

Jadi ketika berada di Saudi dan seseorang menawarkan kurma atau kopi, jangan langsung menganggapnya sekadar suguhan biasa.

Bisa jadi itu adalah salah satu cara mereka mengatakan:

“Ahlan wa sahlan.” Selamat datang.

Bagi jamaah yang ingin lebih siap menghadapi kehidupan sehari-hari selama umroh, memahami budaya lokal seperti ini juga tidak kalah penting dari menyiapkan koper. King Salman Travel dapat membantu persiapan perjalanan umroh sekaligus memberikan pendampingan agar jamaah lebih nyaman selama berada di Tanah Suci.

Karena pergi umroh bukan hanya tentang tahu cara beribadah.

Kita juga perlu tahu cara menghormati tempat dan masyarakat yang kita datangi.


2. Ada Kota Saudi yang Beda Banget dari Mekkah

Meta Description: Taif punya suasana yang sangat berbeda dari Mekkah. Kota pegunungan ini terkenal dengan udara sejuk, perkebunan mawar, dan tradisi lokal yang unik.

Frasa Kunci Utama: Taif Saudi Arabia

Keywords: Taif Saudi Arabia, kota Taif, wisata Taif, Mekkah Taif, mawar Taif, rose Taif, pegunungan Taif, sejarah Taif, city tour Saudi, umroh ke Taif, wisata setelah umroh, kota di Saudi Arabia, budaya Saudi, perjalanan umroh, King Salman Travel

Ada Kota Saudi yang Beda Banget dari Mekkah

Bayangkan setelah berada di tengah suasana panas dan padat Mekkah, kemudian pergi ke sebuah kota pegunungan yang terkenal dengan mawar.

Namanya Taif.

Kota ini berada di kawasan pegunungan dan dikenal sebagai salah satu destinasi dengan suasana yang lebih sejuk dibanding banyak wilayah lain di Saudi. Taif juga terkenal dengan perkebunan dan produk mawar khasnya.

Karena itulah Taif sering terasa seperti sisi Saudi yang berbeda.

Bukan Cuma Kota Pegunungan

Yang menarik, mawar Taif bukan sekadar tanaman untuk mempercantik kota.

Mawar menjadi bagian dari identitas lokal dan dikembangkan menjadi berbagai produk, termasuk air mawar, minyak mawar, parfum, sabun, dan produk lainnya.

Musim panennya juga memiliki tradisi tersendiri. Menurut Visit Saudi, musim pemetikan berlangsung sekitar akhir Maret hingga awal April dan bunga dipanen sejak sebelum matahari terbit.

Jadi kalau selama ini bayangan tentang Saudi hanya gurun dan panas, Taif bisa mengubah persepsi itu.

Kenapa Jamaah Umroh Bisa Tertarik ke Taif?

Karena perjalanan ke Saudi tidak harus berhenti di Mekkah dan Madinah.

Jika memiliki waktu dan rencana perjalanan yang sesuai, Taif bisa menjadi pilihan untuk melihat sisi lain dari budaya dan alam Saudi.

Ada pegunungan, perkebunan, pasar tradisional, hingga produk lokal yang tidak akan kita temukan dengan pengalaman yang sama di Mekkah.

Tetapi tetap ingat: city tour adalah perjalanan tambahan, bukan inti ibadah umroh. Prioritaskan ibadah dan kondisi fisik terlebih dahulu.

Dan kalau akhirnya punya kesempatan mengunjungi Taif, jangan pulang hanya membawa foto.

Coba kenali juga ceritanya.

Karena terkadang, tempat yang paling menarik bukan yang paling viral, tetapi tempat yang membuat kita melihat Saudi dari sudut yang berbeda.

Untuk jamaah yang ingin merencanakan perjalanan umroh sekaligus memiliki waktu untuk mengenal destinasi sekitar dengan lebih terarah, King Salman Travel dapat membantu kebutuhan perjalanan dan pendampingannya.

Ternyata Saudi tidak hanya tentang Mekkah dan gurun.

Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id